Jakarta (ANTARA) - Pada Rabu (21/7) Kementerian Kesehatan menyatakan bahwa sebagian besar provinsi di Jawa dan Bali masih berada di level 4 pandemi COVID-19 dan pemerintah memberikan tambahan pasokan vaksin COVID-19 untuk Jawa Timur.

Selain itu ada warta mengenai pandangan ahli epidemiologi perihal perpanjangan pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat untuk mengendalikan penularan virus corona serta potensi gempa dan tsunami di Kabupaten Pacitan yang bisa disimak kembali dalam rangkuman berita berikut.

Jawa-Bali masih di level 4 pandemi

Juru Bicara Vaksinasi COVID-19 Kementerian Kesehatan Siti Nadia Tarmizi menyatakan bahwa sebagian besar wilayah provinsi di Jawa dan Bali masih berada di level 4 situasi pandemi.

Jawa Timur dapat tambahan 506.500 dosis vaksin AstraZeneca

Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin mengatakan bahwa pemerintah sudah mengirim tambahan 506.500 dosis vaksin COVID-19 buatan AstraZeneca ke Jawa Timur. Dengan demikian Jawa Timur tercatat telah mendapatkan hampir satu juta dosis vaksin COVID-19 dari pemerintah pusat.

Epidemiolog menilai perpanjangan PPKM di Jawa-Bali kebijakan tepat

Epidemiolog dari Universitas Gadjah Mada (UGM) Riris Andono Ahmad menilai keputusan pemerintah untuk memperpanjang pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) di Jawa dan Bali hingga 25 Juli 2021 merupakan kebijakan yang tepat.

Kemensos diminta antisipasi skenario terburuk gempa-tsunami Pacitan

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika meminta Kementerian Sosial (Kemensos) mengantisipasi skenario terburuk jika gempa dan tsunami terjadi di wilayah seperti Kabupaten Pacitan, Jawa Timur.

Baca selengkapnya...