Perusahaan real estat komersial Eropa Unibail-Rodamco-Westfield SE menderita kerugian paling besar

Paris (ANTARA) - Saham-saham Prancis ditutup lebih rendah pada perdagangan Kamis (10/6/2021), menghentikan reli panjang selama empat hari berturut-turut, dengan indeks acuan CAC 40 di Bursa Efek Paris jatuh 0,26 persen atau 16,96 poin, menjadi menetap di 6.546,49 poin.

Indeks CAC 40 bertambah 0,19 persen atau 12,44 poin menjadi 6.563,45 poin pada Rabu (9/6/2021), setelah menguat 0,11 persen atau 7,45 poin menjadi 6.551,01 poin pada Selasa (8/6/2021), dan meningkat dua hari sebelumnya masing-masing 0,43 persen dan 0,12 persen.

Dari 40 saham perusahaan-perusahaan besar pilihan yang menjadi komponen indeks CAC 40, hanya sembilan saham yang berhasil membukukan keuntungan, sementara 30 saham mengalami kerugian dan satu saham diperdagangkan tidak berubah.

Perusahaan real estat komersial Eropa Unibail-Rodamco-Westfield SE menderita kerugian paling besar (top loser) di antara saham-saham unggulan atau blue chips, dengan harga sahamnya anjlok 2,43 persen.

Diikuti oleh saham perusahaan telekomunikasi internasional Prancis Bouygues yang kehilangan 2,21 persen, serta perusahaan konsesi dan konstruksi Prancis Vinci merosot 1,61 persen.

Sementara itu, perusahaan jasa keuangan dan perbankan multinasinal Prancis Credit Agricole terangkat 2,40 persen, menjadi peraih keuntungan terbesar (top gainer) dari saham-saham unggulan.

Disusul oleh saham perusahaan farmasi multinasional Prancis Sanofi yang menguat 1,98 persen, serta perusahaan produsen baja internasional ArcelorMittal SA bertambah 1,83 persen.

Baca selengkapnya...