Selamat datang di website BacaSaja.Today. Silahkan bergabung untuk berkontribusi dan membagikan konten yang positif. Berbagai macam konten yang sedang populer, hangat dan viral dapat Anda temukan disini. Dikoleksi dari berbagai sumber yang terpercaya.
Home / News / Covid-19: 'Pertemuan terakhir' sepasang lansia yang dirawat karena virus corona

News

  • 0
  • 46

Covid-19: 'Pertemuan terakhir' sepasang lansia yang dirawat karena virus corona

Image: Covid-19: 'Pertemuan terakhir' sepasang lansia yang dirawat karena virus corona

18 Januari 2021

Sumber gambar, Chloe Keljarrett

Keterangan gambar,

Gerry dan Barbara Jarrett dirawat di rumah sakit karena Covid-19 dua minggu lalu

Pasangan lansia yang terjangkit virus corona dibantu oleh pihak rumah sakit untuk mengucapkan selamat tinggal terakhir mereka setelah kondisi sang istri memburuk.

Gerry dan Barbara Jarrett, dari Bracknell, Berkshire, di Inggris dirawat di bangsal terpisah di Rumah Sakit Frimley Park, di Surrey.

Putri mereka, Chloe Keljarrett, yang mengunggah foto pertemuan orang tuanya di Twitter, mengatakan ibunya "tampaknya berada di akhir [hidupnya]".

Ia mengatakan orang tuanya memiliki waktu ekstra yang "berharga" berkat upaya "luar biasa" rumah sakit.

Keljarrett lalu menuturkan ayahnya, yang berusia 79 tahun, dan ibunya yang berusia 76 tahun, telah hidup bersama selama 50 tahun.

Mereka dirawat di rumah sakit karena Covid-19 dua minggu lalu.

Pada hari Selasa dia mengunggah foto di Twitter bahwa di puncak pandemi staf rumah sakit telah memastikan ayahnya bisa melihat ibunya untuk terakhir kalinya.

Keljarrett menyebut pertemuan itu terjadi pada hari Rabu ketika "ibunya sepertinya berada di akhir [hidupnya]".

Sumber gambar, Frimley Health NHS Foundation Trust

Keterangan gambar,

Frimley Park Hospital mengatakan pertemuan itu merupakan bentuk "perawatan yang paling penting"

Ia menjelaskan, "Ayah saya didorong masuk ke dalam ruangan, ia menangis, dan menyentuh tangan ibu saya. Mata ibu saya terbuka lebar. Dia terjaga dan dapat berbicara

"Kami mendapat satu atau dua jam ekstra yang berharga sebelum napasnya memburuk lagi dan kami bisa mengatakan apa yang kami inginkan.

"Terima kasih kepada staf yang memungkinkan pertemuan ini. Pada masa seperti ini, saya merasa itu luar biasa."

'Batas emosional'

Keljarrett, seorang guru di The Brakenhale School, mengatakan bahwa ayahnya "menunjukkan tanda-tanda pemulihan tetapi butuh waktu panjang baginya untuk benar-benar pulih."

"Ayah memiliki sejumlah masalah kesehatan lain yang akan membuat pemulihan lebih sulit, tetapi saya harus tetap yakin bahwa dia akan mengatasi virus yang parah ini," tambahnya.

Keljarrett mengatakan bahwa ia telah bertemu dengan pekerja rumah sakit yang "melakukan sif ganda" karena kekurangan staf.

"Bagaimana mereka tetap bisa menunjukkan belas kasihan seperti itu ketika mereka ditarik ke batas emosional dan fisik, saya tidak memahaminya," tambahnya.

Menanggapi unggahan Keljarrett, rumah sakit menulis, "Hati kami tertuju pada Anda dan keluarga Anda.

"Kami sangat senang bahwa staf kami berhasil membuat waktu ini sedikit lebih mudah bagi Anda semua.

Baca selengkapnya...

Subscribe News Letter

Your email address will not be this published. Required fields are News Today.

Trending

Berenang di Pulau Australia, Pria Ini Lihat Ikan Terlilit Cincin Emas

Berenang di Pulau Australia, Pria Ini Lihat Ikan Terlilit Cincin Emas

Cincin kawin di leher ikan (Susan Prior / www.norfolkislandreef.com.au) INDOZONE.ID - Seorang perena...

8 Drama Korea ongoing 2021, cocok sebagai teman libur Lebaran

8 Drama Korea ongoing 2021, cocok sebagai teman libur Lebaran

Brilio.net - Pandemi virus corona yang masih mewabah di sejumlah wilayah di Indonesia memaksa masyar...

Masjid Raya KH Hasyim Asy'ari tidak terima zakat fitrah tahun 2021

Masjid Raya KH Hasyim Asy'ari tidak terima zakat fitrah tahun 2021

Jakarta (ANTARA) - Masjid Raya KH Hasyim Asy'ari, Cengkareng, Jakarta Barat, tidak menerima dan...

Comments

Comment is empty